Sunday, April 3, 2011

Kenapa Tidak Boleh Pakai Lensa Kontak Saat Tidur?

Kenapa Tidak Boleh Pakai Lensa Kontak Saat Tidur?

Posting By: Iwan Ridwan

Sekarang ini banyak orang menggunakan lensa kontak, selain untuk membantu penglihatan yang mulai kabur, lensa kontak juga sekarang banyak yang digunakan hanya untuk bergaya, apalagi orang timur seperti Indonesia warna matanya hanya hitam putih, sehingga banyak yang ingin mencoba merubah penampilan dalam warna matanya. Dan lensa kontak lah jawabannya, dan hampir semua orang yang menggunakannya tahu bahwa lensa kontak tidak boleh digunakan saat tidur. Tapi mungkin tidak sedikit yang tahu apa sebabnya lensa kontak tidak boleh digunakan saat tidur?

Beberapa jenis lensa kontak memang dirancang agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama, tapi sebagian besar lensa kontak dipakai untuk sehari-hari dan harus dibersihkan setiap malam sebelum tidur.

Tidur menggunakan lensa kontak bisa mempengaruhi pembuluh darah di mata dan meningkatkan risiko pengembangan infeksi kornea. Kondisi ini dapat memicu terjadinya kebutaan permanen.

Lensa kontak yang tidak dirancang untuk dipakai semalaman bisa menghambat aliran oksigen ke kornea. Ketika oksigen diblokir maka bentuk pembuluh darah akan berubah supaya bisa membawa oksigen lebih banyak lagi.

Akibat tidak normalnya bentuk pembuluh darah ini akan mengganggu penglihatan. Pembengkakan dan mengaburkan kornea adalah efek samping yang timbul jika memakai lensa kontak saat tidur. Gejala ini akan mengganggu penglihatan seseorang mulai dari yang ringan hingga yang berat.

University of Maryland Medical Center menemukan lensa kontak yang dipakai hingga tidur bisa menyebabkan luka terbuka pada kornea. Luka di kornea ini bisa mengakibatkan infeksi bakteri seperti keratitis. Meskipun kondisi ini jarang terjadi, tapi pengguna lensa kontak memiliki risiko yang lebih tinggi dibanding yang tidak menggunakan.

Hal ini semakin diperkuat dengan studi yang diterbitkan dalam British Journal of Ophthalmology tahun 2005 bahwa keratitis secara signifikan lebih sering terjadi pada pemakai lensa kontak yang terbawa hingga tidur dibanding dengan orang yang memakainya saat terjaga.

Oregon Health and Science University's Casey Eye Institute menuturkan semakin sering seseorang mengganti lensa kontak, maka hal tersebut akan membuat matanya menjadi lebih sehat. Hal ini terlepas dari masalah gaya dengan model lensa kontak yang beraneka ragam.

Lensa kontak yang dipakai untuk satu hari jauh lebih sehat, karena tidak menempatkan lensa tersebut di suatu tempat untuk dipakai kembali. Sehingga mengurangi risiko kontaminasi dibandingkan dengan lensa kontak yang bisa dipakai berulang-ulang.

Saturday, April 2, 2011

Kencangkan Lengan Kendur dengan 3 Latihan Ini

Jakarta - Seiring bertambahnya usia, tubuh akan berkurang kekencangannya dan terlihat mengendur di beberapa bagian. Salah satu anggota tubuh yang paling jelas menunjukkan tanda penuaan adalah lengan bagian atas.

Saat menua, biasanya lengan akan terlihat menggelambir karena lemak berlebih. Bentuk lengan pun jadi kurang menarik dilihat. Lengan yang kendur biasanya disebabkan kurangnya pembentukan otot, lemak berlebih dan minim olahraga.

Beberapa jenis latihan, tanpa atau dengan angkat beban bisa mengencangkan kembali lengan yang kendur. Dengan menambahkan tiga gerakan ini dalam aktivitas olahraga, Anda akan mendapatkan kembali lengan yang kencang dan indah.

Latihan seperti apa yang sebaiknya dilakukan? Simak ulasannya di bawah ini, seperti yang dikutip dari ourvanity.

1. Push Up
Olahraga yang cukup familiar di berbagai kalangan usia ini berfungsi menguatkan tangan dan lengan. Jika Anda baru pertama mencobanya, mungkin akan terasa sakit dan otot seperti menegang.

Bagi pemula, push up bisa dilakukan dengan menahan tubuh menggunakan lutut. Setelah terbiasa dan tubuh semakin kuat, push up dengan bertumpu pada kepalan tangan. Lakukan olahraga ini setiap hari dan tambah frekuensi gerakannya secara bertahap.

2. Tinju
Tinju dan olahraga bela diri tidak hanya mengurangi berat tubuh secara keseluruhan, tapi juga membentuk lengan, membuatnya lebih bugar dan kuat.

Tinju sebaiknya dipandu pelatih profesional agar hasilnya maksimal dan terhindar dari cidera. Karena Anda perlu tahu gerakan memukul dan menangkis yang benar. Jika sudah mahir, Anda bisa melakukannya sendiri di rumah, minimal 10 menit sehari. Setelah terbiasa, Anda bisa menambah waktunya lebih lama.

3. Angkat Beban
Bagi pemula, jangan langsung memakai beban yang berat untuk menghindari cedera. Gunakan satu beban dan tahan di atas kepala, gerakkan perlahan ke belakang kepala. Lakukan gerakan ini dengan tangan kiri dan kanan secara bergantian. Anda juga bisa mengangkat satu beban dengan kedua tangan dengan gerakan yang sama. Ingat untuk mengistirahatkan otot-otot setiap satu hari setelah latihan untuk 'perbaikan'.

Penting diperhatikan, latihan pembentukan lengan hasilnya akan lebih maksimal jika dibarengi latihan kardio dan diet sehat. Olahraga lah secara rutin, namun jangan berlebihan.

Tips Merawat Payudara Agar Tetap Kencang

Tips Merawat Payudara Agar Tetap Kencang

Jakarta - Payudara yang indah, kencang dan halus menjadi idaman setiap wanita. Tapi, banyak wanita yang melupakan untuk merawat payudaranya.

Kulit payudara sangat tipis dan sangat mudah kehilangan kelembaban. Untuk itu, payudara membutuhkan perawatan untuk menghindari kekeringan ekstrim dan kerutan. Cara-cara berikut ini akan mengembalikan kehalusan dan kekecangan payudara, seperti dikutip dari Ourvanity.

Pijat Hydro
Teknik pijat hydro merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk menghindari kerutan yang timbul lebih cepat di area payudara. Pijat hydro dapat dilakukan sendiri. Pijatlah payudara yang telah dibasuh air dingin, lalu pijatlah searah jarum jam selama 10 menit. Berikan perhatian khusus pada lipatan ketiak dan daerah bawah payudara Anda. Pijatan ini berfungsi untuk mengalirkan peredaran darah dan mengencangkan payudara.

Pijat dengan es batu susu
Anda juga bisa melakukan pijatan dengan air susu yang telah dibekukan. Pijatlah payudara menggunakan es batu susu tersebut, namun Anda harus melakukannya perlahan, karena kulit payudara sangat sensitif. Cara ini bermanfaat untuk melembutkan, mencerahkan dan mengencangkan payudara.

Masker
Bukan hanya wajah saja yang bisa di masker, payudara pun perlu di masker untuk mendapatkan kembali kelembutannya. Caranya dengan menghancurkan pisang, tambahkan dua tetes minyak zaitun dan terapkan pada payudara. Diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air hangat.

Olahraga
Cara lain untuk mengencangkan payudara adalah dengan olahraga. Rajin melakukan push up sangat berguna untuk kekencangan otot-otot payudara.

Latihan lain untuk mengencangkan payudara adalah dengan menggunakan barbel. Berbaringlah, tekuk lutut dan angkatlah barbel dengan kedua tangan secara bersamaan. Lalu tarik ke bawah tangan Anda perlahan-lahan. Ulangi hingga 10 kali.