Wednesday, June 13, 2012

Haluskan Kulit Sampai Rambut dengan Strawberry

 
Manfaat strawberry untuk kecantikan antara lain mendetoksifikasi kulit, menghaluskan rambut dan mengecilkan pori. Kandungan vitamin C yang tinggi akan membersihkan kulit. Selain itu strawberry juga mengandung asam salicylic yang bisa mengangkat sel kulit mati dan mengecilkan pori. Sementara antioksidanya membantu kulit meregenerasi sel-selnya sehingga tetap terlihat muda.

Cara:
Masukan 10-12 strawberry segar dan satu cingkir yogurt kedalam blender, haluskan hingga tercampur rata. Oleskan pada rambut dan tutup dengan shower cap selama 30 menit. Bilas dengan air hangat dan lanjutkan dengan air dingin. Lakukan secara rutin seminggu sekali, rambutpun terlihat bersih, halus, lembut dan bebas ketombe. Ramuan ini juga bisa menghluskan dan melembutkan kulit. Caranya oleskan pada kulit wajah dan tubuh, biarkan 15 menit. Kemudian bilas dengan air bersih, lakukan dua kali seminggu agar hasilnya efekti.

Manfaat Jambu Biji, Dari Penangkal Flu hingga Cegah Kanker

Jambu biji memang tidak sepopuler jeruk atau semahal apel. Jika Anda berpikir jeruk adalah yang terbaik untuk vitamin C, Anda perlu mencoba jambu biji.

Satu jambu biji memiliki 165 miligram (mg) vitamin C. Sementara, satu jeruk hanya mengandung 69 mg saja. Kandungan vitamin C pada jambu biji ini efektif dalam mengobati infertilitas pria.



Di bawah kulitnya yang hijau, jambu biji memiliki banyak manfaat yang ditawarkan. Satu buah jambu sehari berguna mengurangi resiko penyakit mulai dari flu biasa, gusi bengkak, tekanan darah tinggi, obesitas, diabetes sampai kanker.

Jambu biji memiliki serat makanan berlimpah sehingga baik dikonsumsi bagi yang mengalami sembelit. Bagi yang sedang mencoba untuk menurunkan berat badan, tingginya kandungan serat jambu biji juga sangat bermanfaat.

Buah ini kaya vitamin, serat dan mineral. Jika dijadikan bagian dari makanan sehari-hari, penelitian menunjukkan jambu biji sangat efektif mencegah kanker dan penyakit jantung. Buah yang memiliki nama latin Psidium guajava ini membantu tubuh memerangi radikal bebas yang dihasilkan selama metabolisme.
Para peneliti bekerja untuk departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) telah menemukan bahwa jambu biji mungkin di antara buah terkaya antioksidan. Buah yang lezat ini juga memiliki beta karoten, kalium dan serat larut.

Jambu biji dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan mengendalikan tekanan darah dan kolesterol. Kemampuan jambu biji untuk menurunkan tekanan darah disebabkan adanya kandungan kalium. Kalium merupakan elektrolit yang penting untuk reaksi listrik dalam tubuh termasuk pada jantung.

Buah ini juga dikenal bisa menyembuhkan luka eksternal serta mengobati pendarahan hidung dan gusi. Buah yang hidup di daerah tropis ini bisa juga mencegah penyakit 'orang tua' seperti pikun dan katarak. Adanya karbohidrat kompleks dan kandungan serat yang tinggi bisa bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah.

Makan satu jambu biji untuk sarapan memberikan dosis harian yang sangat dibutuhkan seperti zat besi, asam folat, kalsium, serat, protein, karbohidrat, vitamin A, B dan banyak vitamin C. Kandungan lemak total satu jambu biji sekitar 0,9 gram atau 84 kalori. Dibandingkan dengan apel, buah ini memiliki 38 persen lemak dan 42 persen kalori yang lebih sedikit.

Beda Warna Buah, Beda Nutrisinya (1)


Warna pada buah ternyata bukan hanya membuatnya terlihat cantik. Lebih dari itu, warna buah merupakan informasi kandungan nutrisinya.

Tentu saja, setiap warna dalam buah-buahan diperkaya dengan vitamin, mineral, antioksidan dan senyawa penting lainnya yang memberikan efek menguntungkan bagi tubuh.

Jadi, dengan memakan buah berwarna-warni ini Anda bisa mendapatkan keuntungan dari berbagai nutrisi. Nah, biar tak salah pilih, Netdoctor (11/6) memberitahu buah apa aja yang wajib Anda santap.

Merah, Tomat

Meskipun sering dianggap sebagai sayuran, tetapi sebenarnya tomat merupakan buah. Tomat merupakan sumber yang baik dari lycopene (zat pigmen pemberi warna merah) yang dapat membantu melindungi tubuh dari bahaya beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, payudara dan prostat.

Lycope sudah terbukti memberikan perlindungan terhadap kanker prostat pada pria. Sejumlah penelitian menemukan bahwa asupan buah tomat dan produk tomat yang tinggi (seperti saus pasta) dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker prostat.

Biru, Blueberry

Blueberry kaya akan karotenoid dan anthocyanin, yang bertindak sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel dari kerusakan. Antioksidan ini dapat membantu mengurangi risiko kanker, stroke dan penyakit jantung. Anthocyanin dalam bluberi juga berbekerja sebagai anti-alergi, anti-inflamsi, anti-mikroba dan anti-kanker.

Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi blueberry secara rutin bisa meningkatkan fungsi daya ingat, melindungi infeksi saluran kemih, serta beberapa gangguan mata, seperti degenerasi makula, katarak dan infeksi mata.

Ungu, Anggur

Anggur kaya resveratrol, sebuah antioksidan kuat yang membantu membersihkan pembuluh darah, mengurangi stroke dan risiko penyakit jantung dengan mengubah mekanisme molekuler dalam pembuluh darah.

Resveratrol juga berperan memberikan perlindungan terhadap kanker usus besar dan prostat, serta saraf dan penyakit Alzheimer.

Uniknya, sebuah penelitian menunjukkan bahwa resveratrol dapat mengurangi produksi sel lemak dan meningkatkan penyerapan gula dari darah.

Kuning, Lemon

Lemon merupakan sumber yang kaya vitamin C yang merupakan antioksidan yang paling kuat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini pada kulit dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, vitamin C juga dianggap memiliki sifat antibakteri, sehingga dapat membantu menghilangkan infeksi tenggorokan.

Buah ini juga kaya akan limonoid, yang dapat membantu memerangi jenis kanker tertentu, seperti kanker payudara, paru-paru, kulit, usus dan perut, dengan menghilangkan racun kanker yang memproduksi zat.

dikutip dari : id.she.yahoo.com